Lagi. Bahagia Itu Sederhana.

Adakah orang yang selama hidupnya merasakan bahagia? Mungkin saja ada. Karena Tuhan menciptakan manusia sesuai kemauan-Nya.  Namun paling hanya beberapa. Yang paling banyak adalah orang yang berkutat dengan masalah hidup. Saat bekerja sudah menyentuh angka 16 jam per hari dan 6 hari seminggu, manusia pasti ada dalam lingkaran depresi yang mutlak. Seolah Tuhan amat pelit menebarkan kebahagiaan.

Asal kita tahu. Tuhan yang Maha Mengenggam Alam Raya ini menakdirkan manusia hidup dalam kebahaigaan. Hanya kita yang gak sadar bahwa kita dikelilingi oleh kebahagiaan. So, kita bahagia itu mutlak, namun merasa bahagia itu belum tentu.

Pernahkah kita atau Anda mengalami sebuah hari dengan tekanan pekerjaan tinggi lalu pulang ke rumah. Saat pulang ke rumah ada dua atau tiga buah makanan kesukaan kita. Sejurus kemudian perasaan dan air muka yang  tadinya lecek kembali normal bahkan menjadi sumringah. Atau saat pulang dari tempat kerja mampir ke toko buku membeli komik Conan keluaran terbaru. Kemudian dengan tidak sabar ingin segera sampai ke rumah untuk membacanya. Perjalanan pulang ke rumah dari toko buku pun terasa lebih indah dengan senyum mengembang di sepanjang perjalanan.

Mungkin juga ada yang pernah merasakan bagaimana peliknya masalah rumah tangga atau masalah rezeki yang agak seret lalu hilang hanya karena celoteh anak kita yang berlagak seperti orang tua.  Atau kedatangan teman karib ke rumah yang bisa diajak curhat dapat mengurangi masalah yang dihadapi.

Jika pernah mengalami hal demikian, sadarkah kita ternyata Tuhan itu memberikan kita kebahagiaan dengan cara yang sangat amat sederhana. Cuma dua-tiga buah  kue putu seharga enam ribu atau komik Conan keluaran terbaru seharga 14 ribu dapat menyeburkan senyum dari mulut kita yang telah seharian mingkem. Hanya dengan kedatangan sepupu atau celoteh anak kita semua masalah sepertinya hilang.

Ini lah sebuah nikmat Tuhan yang sulit dihitung dengan rumus matematika.  Maka bersyukurlah orang-orang yang diberikan rezeki dari Tuhan secara pas-pasan. Karena saat menadapati dirinya dihadiahi blackberry, rasa senang yang dirasakan sama seperti seorang yang terbiasa hidup kaya raya diberikan hadiah kapal pesiar.

Kita kadang terlalu serius melihat masalah hidup sampai tidak menyadari bahwa Tuhan Yang Maha Baik memberikan kita cara sederhana dan murah untuk merasakan bahagia. Komik terbaru, goreng pisang, BBM-an dengan teman lama, bertemu sepupu, atau dihadiahi oleh-oleh kopi dari luar kota.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s